Saturday, December 1, 2012

Doa Tidak Dimakbulkan




Doa Tidak Dimakbulkan

Kadang kita berburuk sangka dengan Allah tanpa kita menyedarinya. Sudah banyak kali kita berdoa. Tapi mengapa doa kita tidak kunjung dimakbulkan. Tak kan Allah tidak dengar doa kita sedangkan Allah Maha Mendengar. Mungkin ada yang salah dengan doa kita.

Doa kita tidak akan dimakbulkan jika minda kita tidak percaya apa yang kita minta. Doa kita tidak akan dimakbulkan jika hati kita tidak rasa apa yang kita minta. Doa kita tidak akan dimakbulkan jika komitmen kita tidak dijalankan dengan sepenuhnya.

Apa yang kita minta, apa yang kita fikir, apa yang kita rasa, dan apa tindakan yang kita lakukan, disitulah kunci makbul. Itulah sunnatullah. Ada sebab, ada akibatnya.

Jika kita minta dengan jelas, seiring dengan apa yang kita rasa, apa yang kita fikirkan, dan komitmen dengan tindakan yang kita lakukan, ianya akan membuka pintu rezeki atau peluang seperti yang kita kehendaki. Kadang-kadang peluang itu datang daripada sumber yang tidak disangka-sangka.
"Dan dia memberi rezeki kepadanya dari arah yang dia tidak menjangkakan. Dan sesiapa mempercayakan (tawakkal) kepada Allah, Dia akan mencukupnya. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan-Nya. Sesungguhnya Allah mengadakan ukuran bagi segala sesuatu."
(Surah at-Talaq ayat 2-3)

Teringat pada satu kisah penduduk Basra yang pada masa itu sedang dilanda masalah sosial. Kebetulan mereka didatangi oleh ulama besar yang bernama Ibrahim bin Adham. Penduduk Basra pun mengadukan nasibnya kepada Ibrahim bin Adham.
"Wahai Abu Ishak (gelaran Ibrahim bin Adham), Allah berfirman dalam al-Qur'an agar kami berdoa. Kami penduduk Basra sudah bertahun-tahun berdoa, tetapi mengapa doa kami tidak dimakbulkan Allah?".

Ibrahim bin Adham menjawab, "Wahai penduduk Basra, kerana hati kalian telah mati dalam sepuluh perkara. Bagaimana mungkin doa kalian akan dimakbulkan oleh Allah?".

  1. Kalian mengakui kekuasaan Allah, tetapi kalian tidak memenuhi hak-hak-Nya.
  2. Setiap hari kalian membaca al-Qur'an, tetapi kalian tidak mengamalkan isinya.
  3. Kalian selalu mengaku cinta kepada Rasul, tetapi kalian meninggalkan sunnahnya.
  4. Setiap hari kalian membaca ta'awuz, berlindung kepada Allah dari syaitan yang kalian sebut sebagai musuh, tetapi setiap hari pula kalian memberi makan syaitan dan mengikut langkahnya.
  5. Kalian selalu mengatakan ingin masuk syurga, tetapi perbuatan kalian justeru bertentangan dengan keinginan itu.
  6. Kalian takut masuk neraka, tetapi kalian justeru mencampakkan diri kalian sendiri ke dalamnya.
  7. Kalian mengakui bahawa maut adalah satu kepastian, tetapi pada kenyataannya kalian tidak mempersiapkan diri untuk menghadapinya.
  8. Kalian sibuk mencari-cari kesalahan orang lain, tetapi terhadap kesalahan sendiri kalian tidak mampu melihatnya.
  9. Setiap saat kalian menikmati kurniaan Allah, tetapi kalian lupa mensyukurinya.
  10. Kalian sering menguburkan jenazah saudara kalian, tetapi kalian tidak mengambil pelajaran daripadanya. 
 
"Wahai penduduk Basra, ingatlah sabda Rasulullah saw, "Berdoalah kepada Allah, tetapi kalian harus yakin akan dimakbulkan. Kalian harus tahu bahawa Allah tidak berkenan mengabulkan doa dari hati yang lalai dan main-main".
 
 
 

8 comments:

azieazah said...

Pada siapa lagi kita hendak meminta, jika bukan dari DIA Yang Maha Mendengar dan Maha Mengetahui...

Norhaizan hakim said...

Terima kasih kerana berkongsi ilmu.

Knor said...

Allah tahu apa yang kita tidak tahu..

tetapkan hati selalu..

mama aini said...

assalam salina..sori dear baru dpt BW..blog mama bermasalah aritu..hu2x..thanks atas perkongsian ini..

YATZAKIE said...

tq share kak salina.. =)

kasihredha said...

Allah tau yg terbaik Unk kita

khairul hassan said...

teruskan berdoa..InsyaAllah

syiela said...

Allah Maha Mendengar

Pertandingan Mewarna Adik & Kakak Sertai

Hari ni adik & kakak masuk pertandingan mewarna. Tapi biasalah main dengan anak-anak pra sekolah ni, mak pak plak yang kalut mewarn...