Friday, June 1, 2012

SPRM - Kes Ditutup Dan Shahrizat Tidak Terlibat Dalam Proses Perolehan Pinjaman NFC RM250 Juta


Menurut Bernama bekas Menteri Pembangunan Wanita, Keluarga dan Masyarakat, Datuk Seri Shahrizat Abdul Jalil didapati tidak terbabit dalam proses perolehan pinjaman RM250 juta daripada kerajaan Persekutuan kepada National Feedlot Corporation Sdn Bhd (NFC), yang dimilki suami dan anaknya.

Pengerusi Panel Penilaian Operasi Suruhanjaya Pencegahan Rasuah Malaysia (SPRM) Tan Sri Dr Hadenan Abdul Jalil Khamis berkata kertas siasatan SPRM dan laporan Pejabat Peguam Negara mendapati Shahrizat tidak terlibat dan kes itu ditutup.

Katanya Ketua Wanita Umno itu tidak terlibat langsung dalam proses perolehan pinjaman yang dibuat oleh suaminya, Datuk Seri Dr Mohamad Salleh Ismail, yang juga pengerusi NFC.

Berikutan isu pinjaman itu, Shahrizat telah meletakkan jawatan menteri berkenaan apabila tempoh beliau sebagai senator tamat pada 8 April lepas.

Suaminya kini menghadapi perbicaraan di Mahkamah Sesyen di sini atas dua tuduhan pecah amanah melibatkan wang RM49.7 juta dan dua tuduhan melanggar Akta Syarikat 1965. 

Diharapkan pihak SPRM sentiasa membuat penyiasatan yang telus dan tidak menindas mana-mana pihak.


Gambar Sambut Hari Lahir Scha Selepas Bergelar Isteri

Happy Birthday buat Scha yang comel. Mungkin sambutan hari lahir Scha pada tahun ini lebih bermakna dari tahun-tahun sebelumnya. Mana tidaknya, ini adalah tahun pertama Scha menyambut hari lahirnya sebagai seorang isteri.

Scha telah dilahirkan pada 30 Mei dan kini pelakon dan juga model ini sudah pun berusia 29 tahun. Sambutan hari lahir Scha telah diadakan disebuah tempat yang dirahsiakan dah hanya dihadiri oleh rakan-rakan media yang rapat saja.

OHBULAN

Kisah Gubuk Lebih Baik

Tersebutlah seorang penganut tasawuf bernama Nidzam al-Mahmudi. Ia tinggal di sebuah kampung terpencil, dalam sebuah gubuk kecil. Isteri dan anak-anaknya hidup dengan amat sederhana. Akan tetapi, semua anaknya berpikiran cerdas dan berpendidikan. Selain penduduk kampung itu, tidak ada yang tahu bahawa ia mempunyai kebun subur berhektar-hektar dan perniagaan yang kian berkembang di beberapa kota besar. Dengan kekayaan yang diputar secara mahir itu ia dapat menghidupi ratusan keluarga yg bergantung padanya. Tingkat kemakmuran para kuli dan pegawainya bahkan jauh lebih tinggi ketimbang sang majikan. Namun, Nidzam al-Mahmudi merasa amat bahagia dan damai menikmati perjalanan usianya.

Salah seorang anaknya pernah bertanya, `Mengapa Ayah tidak membangun rumah yang besar dan indah? Bukankah Ayah mampu?”"Ada beberapa sebab mengapa Ayah lebih suka menempati sebuah gubuk kecil,” jawab sang sufi yang tidak terkenal itu. “Pertama, kerana betapa pun besarnya rumah kita, yang kita perlukan ternyata hanya tempat untuk duduk dan berbaring. Rumah besar sering menjadi penjara bagi penghuninya. Sehari-harian ia Cuma mengurung diri sambil menikmati keindahan istananya. Ia terlepas dari masyarakatnya. Dan ia terlepas dari alam bebas yang indah ini. Akibatnya ia akan kurang bersyukur kepada Allah.”

Anaknya yang sudah cukup dewasa itu membenarkan ucapan ayahnya dalam hati. Apalagi ketika sang Ayah melanjutkan argumentasinya, “Kedua, dengan menempati sebuah gubuk kecil, kalian akan menjadi cepat dewasa. Kalian ingin segera memisahkan diri dari orang tua supaya dapat menghuni rumah yang lebih selesa. Ketiga, kami dulu cuma berdua, Ayah dan Ibu. Kelak akan menjadi berdua lagi setelah anak-anak semuanya berumah tangga. Apalagi Ayah dan Ibu menempati rumah yang besar, bukankah kelengangan suasana akan lebih terasa dan menyiksa?”

Si anak tercenung. Alangkah bijaknya sikap sang ayah yang tampak lugu dan polos itu. Ia seorang hartawan yang kekayaannya melimpah. Akan tetapi, keringatnya setiap hari selalu bercucuran. Ia ikut mencangkul dan menuai hasil tanaman. Ia betul-betul menikmati kekayaannya dengan cara yang paling mendasar. Ia tidak melayang-layang dalam buaian harta benda sehingga sebenarnya bukan merasakan kekayaan, melainkan kepayahan semata-mata. Sebab banyak hartawan lain yang hanya menghitung-hitung kekayaannya dalam bentuk angka-angka. Mereka hanya menikmati lembaran-lembaran kertas yang disangkanya kekayaan yang tiada tara. Padahal hakikatnya ia tidak menikmati apa-apa kecuali angan-angan kosongnya sendiri.

Kemudian anak itu lebih terkesima tatkala ayahnya meneruskan, “Anakku, jika aku membangun sebuah istana anggun, belanjanya terlalu besar. Dan biaya sebesar itu kalau kubangunkan gubuk-gubuk kecil yang memadai untuk tempat tinggal, berapa banyak tunawisma/gelandangan boleh terangkat martabatnya menjadi warga terhormat? Ingatlah anakku, dunia ini disediakan Tuhan untuk segenap mahkluknya. Dan dunia ini cukup untuk memenuhi keperluan semua penghuninya. Akan tetapi, dunia ini akan menjadi sempit dan terlalu sedikit, bahkan tidak cukup, untuk memuaskan hanya keserakahan seorang manusia saja.”
  
 
 

Kisah Lobak, Telur Dan Kopi

Kisah Lobak, Telur Dan Kopi

Seorang anak mengeluh pada ayahnya mengenai kehidupannya dan menanyakan mengapa hidup ini terasa begitu sukar dan menyakitkan baginya. Ia tidak tahu bagaimana menghadapinya dan hampir menyerah kalah dalam kehidupan. Dia sudah letih untuk berjuang. Sepertinya setiap kali satu masalah selesai, timbul masalah baru.

Ayahnya, seorang tukang masak, membawanya ke dapur. Dia mengisi 3 periuk dengan air dan menaruhnya di atas api. Setelah air di ketiga-tiga periuk tersebut mendidih. Ia menaruh lobak merah di dalam periuk pertama, telur di periuk kedua dan ia menaruh serbuk kopi di periuk terakhir.

Dia membiarkannya mendidih tanpa berkata-kata. Si anak tertanya-tanya dan menunggu dengan tidak sabar, memikirkan apa yang sedang dikerjakan oleh ayahnya.

Setelah 20 minit, si ayah mematikan api. Ia menyisihkan lobak dan menaruhnya di mangkuk, mengangkat telur dan meletakkannya di mangkuk yang lain, dan menuangkan kopi di mangkuk lainnya.

Lalu ia bertanya kepada anaknya, "Apa yang kau lihat, nak?" "Lobak, telur, dan kopi" jawab si anak.

Ayahnya mengajaknya mendekati mangkuk dan memintanya merasakan lobak itu. Dia melakukannya dan merasakan bahawa lobak itu terasa enak. Ayahnya lalu memintanya mengambil telur dan memecahkannya. Setelah membuang kulitnya, dia mendapati sebuah telur rebus yang mengeras.

Terakhir, ayahnya memintanya untuk menghirup kopi. Si anak tersenyum seketika, menghirup kopi dengan aromanya yang sungguh enak itu.

Setelah itu, si anak bertanya, "Apa erti semua ini, Ayah?"

Ayahnya menerangkan bahawa ketiganya telah menghadapi kesulitan yang sama, perebusan, tetapi masing-masing menunjukkan reaksi yang berbeza. Lobak sebelum direbus kuat, keras dan sukar dipatahkan. Tetapi setelah direbus, lobak menjadi lembut dan lunak. Telur sebelumnya mudah pecah. Cengkerang tipisnya melindungi isinya yang berupa cairan. Tetapi setelah direbus, isinya menjadi keras. Serbuk kopi mengalami perubahan yang unik. Setelah berada di dalam rebusan air, serbuk kopi merubah air tersebut.

"Kamu termasuk yang mana?," tanya ayahnya.

"Air panas yang mendidih itu umpama kesukaran dan dugaan yang bakal kamu lalui... Ketika kesukaran dan kesulitan mendatangimu, bagaimana kau menghadapinya? Apakah kamu lobak, telur atau serbuk kopi?"

Iktibar : Apakah anda adalah lobak yang kelihatannya keras, tapi dengan adanya penderitaan dan kesulitan, kamu menyerah, menjadi lembut dan kehilangan kekuatanmu.

Atau adakah kamu adalah telur, yang awalnya memiliki hati lembut, dengan jiwa yang dinamik? Namun setelah adanya kematian, patah hati, perceraian atau kegagalan menjadi keras dan kaku. Dari luar kelihatan sama, tetapi apakah kamu menjadi pahit dan keras dengan jiwa dan hati
yang kaku?

Ataukah kamu adalah serbuk kopi? Serbuk kopi merubah air panas, sesuatu yang menimbulkan kesakitan, untuk mencapai rasanya yang maksima pada suhu 100 darjah Celcius. Ketika air mencapai suhu terpanas, kopi terasa semakin nikmat.

Jika kamu seperti serbuk kopi, ketika keadaan menjadi semakin buruk, kamu akan menjadi semakin baik dan membuat keadaan di sekitarmu juga menjadi semakin baik.

Riwayat Ibnu Majah (Dajjal)



Riwayat Ibnu Majah  (Dajjal)

01. Dari Ibnu Umar r.a : Rasulullah saw bersabda, "Akan muncul generasi yang membaca Al Qur'an namun tidak melewati kerongkongan mereka, setiap keluar satu generasi maka akan terputus."

Ibnu Umar r.a berkata; Aku mendengar Rasulullah saw bersabda: "Setiap keluar generasi akan terputus sebanyak dua puluh kali, hingga keluar di antara keturunan mereka Dajjal."

02. Dari Ibnu Abbas r.a, dia berkata : Rasulullah saw mengajarkan kami doa ini sebagaimana beliau mengajari kami surat dari Al-Quran (dengan bersungguh-sungguh kerana pentingnya perkara ini), iaitu; "Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari siksa Jahannam, dan aku berlindung kepada-Mu dari siksa kubur. Aku berlindung kepada-Mu dari fitnah Al Masih Ad Dajjal dan aku berlindung kepada-Mu dari fitnah kematian dan kehidupan."

03. Dari 'Amru bin Huraits r.a, dari Abu Bakar Ash Shiddiq r.a, dia berkata : "Rasulullah saw menceritakan kepada kami bahawa Dajjal akan datang dari bumi bahagian timur yang di sebut dengan daerah Khurasan, ia diikuti oleh suatu kaum yang wajah mereka menyerupai alat pemukul (atau perisai)."

04. Dari Abdullah bin Mas'ud r.a, dia berkata : "Ketika Rasulullah saw di isra'kan di malam isra'nya, beliau bertemu dengan Ibrahim, Musa dan Isa, lantas mereka menyebutkan mengenai hari Kiamat.

Dimulai dari Ibrahim, kemudian mereka bertanya kepadanya mengenai terjadinya hari Kiamat namun Ibrahim tidak mengetahuinya, kemudian mereka bertanya kepada Musa namun Musa juga tidak mengetahuinya, kemudian pembicaraan mereka kembali kepada Isa bin Maryam.

Maka Isa berkata, "Sungguh telah diikrarkan kepadaku segala hal selain kejadian Kiamat, adapun kejadiannya maka tidak seorang pun yang mengetahuinya kecuali Allah, setelah itu Isa menyebutkan tentang munculnya Dajjal, dia berkata, "Kemudian saya diturunkan dan berhasil membunuhnya, sehingga kebanyakan manusia kembali ke negaranya masing-masing.

Ternyata mereka bertemu dengan Ya'juj dan Ma'juj, dan mereka (Ya'juj dan Ma'juj) turun dengan cepat dari tempat yang tinggi, mereka tidak melintasi mata air (sungai) melainkan akan meminum habis airnya, dan tidak pula (melintasi) sesuatu melainkan mereka akan membuat kerusakan.

Maka saya memohon kepada Allah dengan mengangkat suara supaya mereka dibinasakan, lantas bumi berbau busuk (kerana bangkainya), maka saya memohon kepada Allah dengan penuh harap dan mengangkat suara, lantas Allah menurunkan air hujan dan membawa (bangkai) mereka dan melemparkan (bangkai) mereka di lautan.

Kemudian gunung-gunung diratakan dan bumi dibentangkan sebagaimana kulit (binatang) sehabis disamak, lalu diberitahukan kepadaku, sekiranya hal itu telah terjadi, maka Kiamat oleh manusia ibarat seorang wanita hamil yang keluarganya tidak mengetahui bila kelahirannya akan tiba (tempohnya sangat dekat)."

Al 'Awam berkata, "Ternyata kebenaran hal itu didapati dalam Kitabullah Ta'ala: '(Hingga apabila dibukakan (tembok) Ya'juj dan Ma'juj, dan mereka turun dengan cepat dari seluruh tempat yang tinggi) ' (Qs. Al Anbiyaa; 96).

05. Dari Jabir bin Samurah r.a, dari Nafi' bin 'Utbah bin Abu Waqash r.a : Nabi saw bersabda, "Kalian akan berperang melawan Jazirah Arab, kemudian Allah menaklukkan buat kalian. Setelah itu kalian akan berperang melawan orang-orang Romawi, lalu Allah menaklukkannya. Setelah itu kalian akan berperang melawan Dajjal, kemudian Allah akan menaklukkannya."

Jabir berkata, "Dajjal tidak akan keluar hingga bangsa Romawi dapat dikalahkan."

 koleksi hadis nabi

Elia Jejari Runcing Nak Kawin Dah....

Setakat ini masih tiada sebarang kata-kata pengesahan daripada mulut Elia atau nama sebenarnya Aimie Harmelia Mohd Hashumi, 23 tahun mengenai perancangannya untuk berkahwin. Namun, seorang peminat memaklumkan bahawa Elia dipercayai akan melangsungkan perkahwinan berdasarkan sebuah artikel berjudul ‘Type-Less Thursday‘ dimana dia telah menghadiri ujian saringan HIV sebagai memenuhi prosedur Jabatan Agama Islam Wilayah Persekutuan dalam urusan perkahwinan.

Barangkali ada yang tertanya-tanya, siapakah Elia? Dia merupakan seorang wanita yang pernah singgah di dalam hidup penjaga gol Malaysia, iaitu Khairul Fahmi Che Mat atau Apek. Mengimbas kembali, ikatan pertunangan mereka telah diputuskan atas sebab peribadi sehingga membangkitkan kontroversi ekoran pelbagai kenyataan-kenyataan panas seperti yang dipaparkan dalam surat khabar mahu pun blog tempatan.

Sekitar Ogos tahun lalu, Elia mendakwa Apek mula berubah sikap terhadap dirinya. Bagai api dicurah minyak, pelbagai spekulasi mula diperkatakan apabila seorang gadis yang dikenali sebagai Dahlia Teck dilibatkan mempunyai hubungan skandal bersama penjaga gol Malaysia ini.

Kemudian, Apek telah memutuskan hubungan pertunangannya bersama Elia melalui sebuah akhbar tempatan 3 hari selepas tamatnya perlawanan Malaysia Vs Singapura yang berlangsung pada 28 Julai 2011. Pada April tahun ini pula, Apek pernah memberikan kenyataan kepada wartawan URTV bahawa dia sudah single dan ingin menumpukan perhatian kepada kerjaya dan keluarganya terlebih dulu.
 
 
 

Awas Bahaya Virus Flame: PBB


BOSTON – Sebuah agensi Pertubuhan Bangsa-Bangsa Bersatu (PBB) yang membantu negara anggota melindungi infrastruktur nasional, memberi amaran mengenai bahaya virus Flame yang baru-baru menyerang komputer di Iran dan tempat lain di Asia Barat.

“Amaran ancaman siber ini adalah yang paling serius,” kata Marco Obiso, koordinator keselamatan siber Kesatuan Telekomunikasi Antarabangsa (ITU) PBB di Geneva.

Amaran sulit itu akan memaklumkan negara anggota bahawa virus Flame adalah alat perisikan berbahaya yang berpotensi digunakan untuk menyerang infrastruktur kritikal, katanya ketika ditemuramah kelmarin.

“Mereka perlu berada dalam keadaan berjaga-jaga,” katanya, menambah bahawa beliau percaya Flame kemungkinan dibangunkan untuk negara tertentu.

Amaran itu adalah isyarat terbaru satu era baru peperangan siber sudah bermula selepas serangan virus Stuxnet 2010 yang menyasarkan program nuklear Iran.

Amerika Syarikat secara terang-terang berkata buat kali pertama tahun lalu bahawa ia berhak bertindak menggunakan kekerasan jika menghadapi serangan siber.

Bukti menunjukkan virus Flame mungkin dibina satu atau negara yang melancarkan cecacing Stuxnet untuk menyerang program nuklear Iran pada 2010, menurut Kaspersky Lab, pembuat perisian keselamatan siber Russia yang menemui Flame.

“Saya fikir ia adalah ancaman lebih serius berbanding Stuxnet,” kata Obiso. Katanya, ITU akan membangunkan satu program untuk mengumpul data, termasuk sampel virus, bagi mengesan penyebaran Flame di seluruh dunia dan memantau sebarang perubahan dalam komposisinya.

Kaspersky Lab menemui Flame selepas ITU memintanya menyiasat laporan terbaru Tehran bahawa satu virus misteri bertanggungjawab atas kehilangan data besar-besaran dalam sesetengah sistem komputer Iran. – AFP
 
 

Pertandingan Mewarna Adik & Kakak Sertai

Hari ni adik & kakak masuk pertandingan mewarna. Tapi biasalah main dengan anak-anak pra sekolah ni, mak pak plak yang kalut mewarn...